Wow! Harga Malik Risaldi Jauh Lebih Tinggi dari Rafael Struick Setelah Dipanggil Timnas

Wow! Harga Malik Risaldi Jauh Lebih Tinggi dari Rafael Struick Setelah Dipanggil Timnas

Wow! Harga Malik Risaldi Jauh Lebih Tinggi dari Rafael Struick Setelah Dipanggil Timnas –Penampilan gemilang Malik Risaldi bersama Madura United di ajang Championship Series Liga 1 musim 2023/2024 berpotensi membuat nilai pasarannya melejit. 

 

Penyerang berusia 27 tahun itu berhasil memikat hati pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sehingga namanya masuk dalam skuad untuk mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2026.

 

Kontribusi Malik bagi Madura United terbilang sangat besar. Ia mencetak dua gol krusial ketika timnya berhasil membungkam Borneo FC, juara reguler musim UGDEWA tersebut. 

 

Total, Malik mengoleksi 13 gol dan empat assist bersama Madura United sepanjang kompetisi Liga 1 2023/2024. 

 

Raihan produktif tersebut menjadi nilai jual tersendiri bagi Malik di mata Shin Tae-yong.

 

Selain itu, kepiawaian Malik dalam mengisi beberapa posisi juga menjadi nilai tambah yang dimilikinya. 

 

Malik mampu beroperasi tidak hanya sebagai penyerang murni, tetapi juga bisa ditempatkan sebagai winger, striker, hingga gelandang sayap. 

 

Fleksibilitas ini tentunya sangat disukai oleh Shin Tae-yong yang dikenal kerap menggeser pemain dari posisi aslinya.

 

Berkat keunggulan yang dimilikinya, saat ini nilai pasaran Malik Risaldi diperkirakan mencapai sekitar 3,48 miliar rupiah. 

 

Panggilan ke Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 diprediksi akan semakin membuat nilai pasarannya melonjak signifikan di bursa transfer mendatang.

 

Nilai pasar atau market value mencerminkan penilaian dari pasar terhadap nilai seorang pemain, yang dipertimbangkan berdasarkan berbagai faktor. 

 

Sebagai contoh, sebuah klub biasanya tidak akan menjual pemainnya dengan harga di bawah nilai pasar jika pemain tersebut masih terikat kontrak.

 

Malik memiliki nilai pasar yang jauh lebih tinggi daripada striker sekelas Rafael Struick dalam timnas Indonesia. 

 

Meskipun demikian, Struick hanya dinilai sekitar Rp1,30 miliar menurut data dari Transfermarkt. 

 

Meskipun Struick telah beberapa kali bermain bersama tim Garuda, usianya yang baru 21 tahun menunjukkan bahwa dia masih muda dan mungkin belum memiliki banyak pengalaman di level klub.

 

Sementara itu, Malik telah lebih sering bermain di klub dan baru-baru ini mendapat panggilan ke tim senior untuk pertama kalinya. 

 

Namun, mengingat usia yang masih muda, Struick mungkin belum memiliki banyak pengalaman bermain di level klub.

 

Dengan penampilannya yang konsisten di Madura United dan timnas Indonesia, nilai pasar Malik Risaldi masih memiliki potensi untuk meningkat di masa mendatang.

 

Dalam jajaran penyerang timnas Indonesia, Malik Risaldi menempati posisi keempat setelah Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Dimas Drajad, menurut nilai pasar mereka yang tercatat. 

 

Oratmangoen memegang posisi tertinggi dengan nilai pasar mencapai Rp7,82 miliar, diikuti oleh Vikri dengan Rp4,35 miliar, dan Drajad dengan Rp3,91 miliar. 

 

Sementara itu, Risaldi menempati posisi keempat dengan nilai pasar sebesar Rp3,48 miliar. 

 

Posisi terendah diisi oleh Rafael Struick dari ADO Den Haag, yang dinilai sekitar Rp1,30 miliar.

 

Risaldi menyatakan antusiasmenya saat bergabung dengan tim Garuda, mengungkapkan kesiapannya untuk beradaptasi dengan gaya pelatihan yang dipimpin oleh pelatih. 

 

Dia menyadari pentingnya menyesuaikan diri dengan keinginan pelatih, yang menuntutnya untuk beradaptasi dengan cepat. Risaldi telah bergabung dengan sesi latihan timnas sejak Sabtu.

 

Pelatih Shin Tae-yong juga memanggil dua pemain lainnya, Nadeo Argawinata dan Calvin Verdonk. 

 

Namun, Verdonk belum dapat bermain karena masih dalam proses naturalisasi. 

 

Timnas Indonesia memiliki jadwal sibuk dengan tiga pertandingan internasional dalam periode FIFA Matchday Juni 2024. 

 

Mereka akan menghadapi Tanzania dalam pertandingan uji coba di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, sebelum melawan Irak pada 6 Juni dan Filipina pada 11 Juni dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia di UGDEWA Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *