Erick Thohir Kritik Selebrasi Provokatif Pemain Australia

Erick Thohir Kritik Selebrasi Provokatif Pemain Australia ke Indonesia: Mereka Itu Malu

Erick Thohir Kritik Selebrasi Provokatif Pemain Australia ke Indonesia: Mereka Itu Malu

Erick Thohir Kritik Selebrasi Provokatif Pemain Australia ke Indonesia: Mereka Itu Malu – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah memberikan penjelasan mengenai alasan di balik selebrasi yang dinilai berlebihan dari para pemain Australia ketika berhasil mencetak gol ke gawang timnas U-16 Indonesia. 

 

Pernyataan ini disampaikan setelah timnas U-16 Indonesia mengalami kekalahan dengan skor 3-5 dari Australia dalam pertandingan semifinal ASEAN Cup U-16 2024 yang berlangsung pada Senin, 1 Juli 2024.

 

Erick Thohir, yang menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung di Stadion Manahan, mengungkapkan bahwa para pemain Indonesia telah menampilkan performa terbaik mereka meskipun harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap. 

 

Ia menekankan bahwa para pemain timnas U-16 Indonesia tidak perlu merasa kecewa dan seharusnya tetap menegakkan kepala mereka dengan bangga.

 

Dalam penjelasannya kepada media yang hadir di Stadion Manahan, Surakarta, pada malam itu, Erick Thohir menyatakan bahwa tim Indonesia bermain dengan baik meskipun harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-20 di babak pertama. 

 

Ia menghargai fakta bahwa tim IDCWIN88 masih mampu mencetak dua gol dalam kondisi tersebut, yang menunjukkan adanya semangat juang yang tinggi dari para pemain.

 

Erick Thohir juga menekankan bahwa meskipun tim mengalami kekalahan, mereka tidak bisa dianggap kalah secara mental dari Australia. 

 

Ia menambahkan bahwa ia telah berbicara dengan para pemain dan meminta mereka untuk tidak menundukkan kepala atau menangis karena hasil pertandingan tersebut.

 

Mengenai selebrasi berlebihan yang dilakukan oleh pemain Australia, Erick Thohir memberikan pandangannya. I

 

a berpendapat bahwa tindakan tersebut mungkin merupakan bentuk pelampiasan atas kekalahan tim U-23 Australia dari Indonesia dalam Piala Asia U-23 2024 yang lalu. 

 

Erick mengingatkan bahwa Indonesia berhasil mengalahkan Australia dengan skor 1-0 di fase grup Piala Asia U-23 2024 di bawah kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong.

 

Erick Thohir menyimpulkan bahwa selebrasi berlebihan yang ditunjukkan oleh tim Australia mungkin merupakan ekspresi dari rasa malu akibat kekalahan sebelumnya di level U-23. 

 

Ia memahami bahwa hal tersebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi tim Australia untuk menunjukkan performa yang lebih baik dan merayakan kemenangan mereka dengan cara yang lebih ekspresif dalam pertandingan kali ini.

 

Sehubungan dengan kontroversi seputar selebrasi tim Australia, pemain Australia bernama Amiani Tatu telah memberikan tanggapannya. 

 

Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Tatu menyampaikan pandangannya bahwa selebrasi yang dilakukan oleh timnya tidak dapat dianggap berlebihan. 

 

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut hanyalah bentuk perayaan gol yang wajar dan merupakan bagian integral dari euforia mencetak gol dalam sebuah pertandingan.

 

Meskipun timnas U-16 Indonesia mengalami kekalahan dalam pertandingan ini, masih ada kesempatan untuk membalas kekalahan tersebut dalam waktu dekat. 

 

Diketahui bahwa kedua tim akan kembali bertemu dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober 2024, sekitar tiga bulan dari sekarang. 

 

Dalam turnamen tersebut, Indonesia dan Australia tergabung dalam grup yang sama, memberikan kesempatan bagi timnas Indonesia untuk mencoba meraih hasil yang lebih baik.

 

Menanggapi prospek pertemuan kembali dengan tim Australia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan tekadnya untuk mempersiapkan tim nasional Indonesia sebaik mungkin. 

 

Ia mengungkapkan keinginannya agar timnas Indonesia dapat mengalahkan Australia dalam pertandingan mendatang tersebut. 

 

Erick Thohir juga menekankan pentingnya membangun rasa percaya diri dalam menghadapi lawan, dengan mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang tidak perlu merasa takut menghadapi tim manapun, termasuk Australia.

 

Pernyataan Erick Thohir ini mencerminkan semangatnya untuk terus mendorong perkembangan sepak bola Indonesia, khususnya di tingkat usia muda. 

 

Ia berusaha menanamkan mental juara dan keberanian kepada para pemain muda, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di level internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *