Calvin Verdonk Jadi Ancaman Skuad Timnas di Tiga Posisi Ini Sekaligus

Calvin Verdonk Jadi Ancaman Skuad Timnas di Tiga Posisi Ini Sekaligus

Calvin Verdonk Jadi Ancaman Skuad Timnas di Tiga Posisi Ini Sekaligus – Calvin Verdonk, pemain yang memiliki karakter versatile, berpotensi menjadi saingan baru bagi para pemain Timnas Indonesia. 

 

Meski belum merampungkan proses naturalisasi, ia telah bergabung dalam latihan Timnas Indonesia atas permintaan langsung dari Pelatih Shin Tae-yong. 

 

Pelatih asal Korea Selatan tersebut menginginkan Verdonk untuk segera beradaptasi dengan pemain-pemain lainnya selama sesi latihan UGDEWA .

 

Verdonk mengikuti latihan perdana bersama Timnas Indonesia pada Jumat, 31 Mei 2024. Ia mengaku merasa senang karena mendapat sambutan hangat dari kapten Timnas, Marselino Ferdinan, dan rekan-rekan setimnya yang lain. 

 

Pelatih Shin Tae-yong memperkenalkan Verdonk kepada para pemain, dan Verdonk merasa diterima dengan baik oleh tim.

 

Pemain berusia 27 tahun tersebut mengonfirmasi bahwa dirinya dalam kondisi fisik yang prima setelah merampungkan penampilan bersama NEC Nijmegen di kompetisi Belanda musim 2023/2024. 

 

Ia merasa fit karena telah bermain sebanyak 36 pertandingan sepanjang musim ini.

 

Dilansir dari situs Transfermarkt, Verdonk diketahui mampu mengisi tiga posisi sekaligus selama memperkuat NEC Nijmegen. 

 

Fleksibilitas pemain ini yang berpotensi menjadikannya sebagai saingan baru bagi para pemain Timnas Indonesia saat ini.

 

Verdonk, seorang alumni akademi Feyenoord, biasanya menduduki posisi utama sebagai bek kiri dalam timnya. 

 

Meskipun demikian, tidak jarang dia juga dimainkan sebagai bek tengah atau bahkan gelandang.

 

Selama musim ini, Verdonk telah tampil sebanyak 30 kali sebagai bek kiri dan 10 kali sebagai bek tengah. 

 

Kehadirannya menjadi tantangan baru bagi para pemain tim nasional yang berkompetisi di posisi yang sama.

 

Di posisi bek kiri, ada pemain kunci seperti Pratama Arhan dan Nathan Tjoe-A-On dari tim nasional, serta Shayne Pattynama yang baru saja pulih dari cedera.

 

Sementara itu, dalam posisi bek tengah, kehadiran Verdonk telah membuat pemain sekelas Elkan Baggott pun mulai tersingkir dari skuad Garuda.

 

Prestasinya juga menjadi ancaman bagi bek muda lokal seperti Alfeandra Dewangga, Muhammad Ferarri, dan Rizky Ridho, yang berjuang untuk meraih tempat di tim nasional.

 

Persaingan di sektor gelandang kini semakin terasa bagi Persib Bandung, yang mengandalkan duo Rachmat Irianto dan Marc Klok. 

 

Namun, sayangnya, keduanya tidak masuk dalam skuad timnas untuk menghadapi Irak dan Filipina.

 

Kehadiran Verdonk dalam timnas membuat gelandang lokal seperti Ricky Kambuaya harus lebih waspada. Hal ini mengisyaratkan adanya dorongan kompetisi yang lebih sengit di lapangan.

 

Pertandingan penting dalam kualifikasi Piala Dunia menghadirkan tantangan berat bagi timnas Indonesia, dengan Irak sebagai lawan pada 6 Juni dan Filipina pada 11 Juni. 

 

Semua laga ini akan menjadi penentu di SUGBK, Jakarta.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengungkapkan bahwa DPR saat ini tengah memeriksa dokumen-dokumen terkait naturalisasi Calvin Verdonk.

 

 Proses naturalisasi tersebut baru akan dirapatkan pada Senin (3/6/2024).

 

“Kerja cepat dari DPR adalah hal yang menggembirakan, kami berencana untuk mengadakan rapat bersama Komisi III dan Komisi X pada Senin untuk penetapan naturalisasi,” ujar Dito.

 

Harapannya, Verdonk dapat segera bermain saat timnas Indonesia menghadapi Filipina. 

 

“Kami akan berupaya agar Verdonk bisa turun bermain, minimal dalam pertandingan melawan Filipina jika tidak melawan Irak. Fokus kami saat ini adalah mempercepat proses tersebut,” jelas Dito.

 

Namun, setelah itu, Verdonk masih harus menjalani serangkaian proses seperti pengambilan sumpah WNI dan perpindahan federasi sebelum dapat bermain UGDEWA secara resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *